Laskar Banda Raya Official Blog

Tempat bertemu dengan rakan Banda Aceh dan Aceh Besar !

Ahh...

Emang yang namanya 'milik sendiri' itu nikmat banget. Kalau ditinggal bikin rindu. Kalau selalu jumpa pun gak pernah bosenin. Kayak blog aku ini. Memang ya, nggak pernah posting itu nyiksa banget, apalagi udah berbulan-bulan. Walaupun nggak pernah ada yang buka, yang penting ini blog milik aku sendiri *miris. Jadi aku cuma lampiasin rindu itu dengan tulis alamat blog aku ini di segala tempat. Ya, di segala tempat. Di dinding, buku tulis, buku paket, papan ujian bahkan di kartu ujian.

Jadi, aku cuma pengen curhat gak jelas aja di sini *yah, namanya juga rindu. ;)

Tahu gak sekarang lagi ujian, sob ? Tahu gak ? Tahu gak ? Gak tahu kan. Wahahaha (ketawa setan) *Jadi gue harus bilang WOW gitu ? (-__-). Yak... lanjut. Gini, ada beberapa kebiasaan yang aku lakukan kalau lagi ujian. Setiap semester. Ada kebiasaan sebelum ujian, ada kebiasaan pas waktu ujian, dan juga kebiasaan abis ujian.

Sebelum ujian
Pertama, banyakin mandi. Menurut yang aku baca di internet (alamatnya lupa), ternyata... mandi itu bikin badan seger. *A'la... semua juga tahu -_-. Karena itu, aku berusaha menjaga kesegaran tubuh supaya belajarnya selalu lancar dan damai. Kedua, banyak baca buku khususnya pelajaran yang bakal diujiankan besok (-__-). Kalau yang ini aku rasa semua juga lakuin. Iya, kan ? Hehehe.

Pas Ujian
Dapat dari Google. Hehe

Pertama, Baca doa terpisah. maksudnya, gak ikut berdoa secara berjamaah. Biasanya, aku lebih khusyuk dalam berdoa dan minta macam-macam sama Allah yang intinya permudahkanlah dan cepatkanlah. Kalau misalnya doa aku lebih cepat selesainya maka waktu yang ada aku gunain untuk komat-kamit ngulang pelajaran. Atau liat daun hijau, kenapa? karena menurut yang aku baca di internet, warna hijau itu bisa bikin mata rileks khususnya warna hijau uang. XD. Kedua, idealisme aku yang selalu dikatain sama teman-teman yang lain adalah 'Tidak memberi tahu dan tidak mencari tahu'. Maksudnya, Tidak memberi tahu jawaban pada orang lain namun juga jangan meminta jawaban sama orang lain. Sebenarnya idealime aku ini baik, ya kan ? Aku cuma mau berusaha sendiri sekaligus juga membuat orang lain berusaha sendiri. Man Jadda Wajada (Siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan berhasil). Oya, ada kejadian lucu tentang ini, pas hari kedua ujian temanku yang berinisial (NM) *alah... minta jawaban soal essay matematika nomor 1 (kalau gak salah). Aku pura-pura bertanya balik, "Nomor satu ya ?". "Iya" sahutnya. Dengan berpura-pura nulis jawaban, aku ambil selembar kertas dan tulis disitu besar-besar beberapa kata. Terus aku kasih sama dia dan dibaca. Sialnya dia baca tu kertas dengan sangat nyaring: "MAN JADDA WAJADA". Kontan satu ruangan tertawa ngakak. Wkwkwk.LOL. XD. Sejak itu aku kena teror Man Jadda Wajada. Dipanggil man jadda wajada sama yang lain, termasuk sama adek leting. Di dinding dekat aku duduk juga ada tulisan man jadda wajada. hah... ada-ada aja.


Abis Ujian
Abis ujian biasanya aku langsung tidur atau baca buku pelajaran yang bakal diujiankan besok. Gak banyak kebiasaan yang keren. Yang keren paling ganggu teman sekamar (yang udah siap ujian) lagi tidur.

So, intinya... Apa ya ? Perasaan gak da yang penting di postingan ni. Hm.. Oya, MAN JADDA WAJADA aja lah.
Selamat menikmati ujian sob.










 -kata pengantar untuk menyimak kicau merajut makna-
Pada sesama, “Perhatikan apa yang dikatakan, tak perlu kau lihat siapa pengucapnya.”
Tapi untuk diri, “Sudah seharusnya tiap kita melayakkan diri untuk didengar.”

Sebelum kedatangan Imam Asy Syafi’i (150-204 H) ke Kairo, adalah tiga orang murid Imam Malik ibn Anas (93-185 H) yang menjadi muara rujukan bagi kemusykilan penduduk Mesir dan Afrika pada umumnya di zaman itu. Mereka adalah ‘Abdullah ibn Wahab (125-197), ‘Abdurrahman ibn Al Qasim (128-191), dan Asyhab ibn ‘Abdil ‘Aziz Al Qaisi (150-204).
Suatu hari, antara Imam Asyhab dan Imam Ibn Al Qasim terjadi perbedaan pendapat tajam atas suatu persoalan.  Maka berkatalah Asyhab, “Aku mendengar Malik berkata begini”. Ibn Al Qasim menimpali, “Justru aku mendengar Malik tidak berkata seperti itu, melainkan begini.”
“Aku bersumpah”, ujar Asyhab yang termuda itu dengan suara meninggi, “Bahwa ucapanmu itu keliru!”
“Dan akupun bersumpah”, sahut Ibn Al Qasim, “Bahwa engkau salah!”
Siapakah yang sanggup menjadi hakim jika dua orang yang ‘alimnya ‘alim dan faqihnya faqih ini berselisih? Dialah Imam Ibn Wahab. Beliaulah satu-satunya. Apakah hal ini tersebab usianya yang lebih tua daripada kedua rekannya?

Lihat dengan cermat anugerah Allah, berdayakan nikamt Allah. Gali kompetensi inti. "Sesungguhnya manusia itu tak lain seperti kawanan seratus ekor unta, hampir-hampir engkau tidak bisa menemukan di dalamnya seekor unta yang mampu menempuh perjalanan jauh" (HR.Bukhari). Dari 100 unta hanya satu intinya. Dari beragam potensi, hanya satu keunggulan yang dimiliki. GAli potensi dengan belajar, berlatih dan berjuang.Temukan bakat dan talenta dengan serius mengasah kemampuan. Ledakkan diri agar tidak gamang dalam melangkah, tidak gampang menyerah kalah, tidak merinding sebelum naik ring. Serius mensyukuri potensi bukan habis energi untuk menangisi yang telah pergi.

Ibnu Mas'ud yang kerdil dan kerempeng, kedua betisnya lebih berat daripada bukit Uhud. Rasulullah SAW bersabda, "Demi Zat yang jiwaku di tangan-NYa, sungguh kedua betisnya (Ibnu Mas'ud) itu lebih berat dalam timbangan akhirat daripada Gunung Uhud!" (HR. Ahmad).

Zubair bin Awwam kapasitasnya setara seribu tentara. "Saya mengirimkan bantuankepadamu sebanyak empat ribu pasukan di bawah komando empat orang komandan sahabat terkemuka dan masing-masing bernilai seribu orang. Mereka adalah Zubair bin Awwam, Ubadah bin As-Shamit, Al-Miqdad bin Aswad dan Maslamah bin Munkhalid."

Instruksi Khalifah Umar bin Khattab kepada Panglima Amru bin Ash ini adalah garansi potensi Zubair bin Awwam. Jiwanya selalu tertantang, mermeras pikiran, mengerahkan seluruh potensi untuk berada di atas masalah, menemukan celah, mencari cara untuk menang. Teratas karena berkualitas.

Kalau kita rindu surga, namun bagi Zubair justru surga merindukannya. Sehingga Nabi menaruh hati pada lelaki surga yang setia. Setiap ekspedisi selalu ia berpartisipasi. Setiap nabi menawari misi, Zubair terdepan unjuk jari. Potensinya terus berkembang, sebab Nabi mengapresiasi, menghargai, memberi penghormatan, melimpahkan kecintaan, dan mengabarkan kegembiraan padanya. "Sesungguhnya setiap nabi memiliki pengikut setia. Dan pengikut setiaku ialah Zubair bin Awwam."

Suaranya setara seribu tentara. Siapa dia? Bukan sekedar suara. Namun suara yang menggugah. Suara yang lebih dahsyat daripada seribu tentara. Abu Thalhah Al Ansari. Ini berdasar kesaksian NAbi, 'Sungguh suara Abu Thalhah di tengah pasukan perang lebih baik daripada seribu orang tentara" (HR. Ahmad dari JAbir bin Abdullah)

#The Way to Win, Sholikhin Abu Izzudin, hal.82 - 84

Untuk beberapa lama blog ini aku sengaja-kan terbengkalai. Sebenarnya bukan sengaja, cuma karena gak mood nulis. Kalo nulispun yang keluar cuma beberapa kata pembuka ditambah dengan beberapa variasi tanda tangan aku. Oya.. plus beberapa gambar karakter One Piece juga #abaikan. Setelah beberapa bulan gak ngeblog, aku ada baca banyak buku yang keren-keren. Baek itu novel, buku How To.. , buku pengembangan diri, buku paket pelajaran, .... komik ada juga ;D #peace.

Setelah membaca, banyak banget ilmu-ilmu bermanfaat yang aku dapat. Nasihat-nasihat yang bikin semangat kita ngelejit lagi. Berbagai cerita penuh hikmah yang bikin kita ingat ulang tujuan hidup kita. Kata-kata mutiara yang indah, bikin re-fresh pikiran kita. Untuk itu aku akan nambah satu kategori lagi di blog aku ni. Kategori khusus untuk part of the book yang menurut aku bagus dan lain daripada yang lain. Bagian yang insya Allah bisa kita ambil hikmah nya untuk kita terapkan di hidup kita sehari-hari. Insya Allah. 


Kategori nya aku namai:

Quotes of The Book


Semoga Bermanfaat Ya Allah !
Aamin.

Kata salah seorang temanku: Jangan terlalu sering membaca komik!. Alasannya ? Beragam. Tapi yang paling banyak dikatakannya bahwa komik itu melalaikan. It's Ok, aku setuju. Tapi aku rasa di komik ada banyak juga hal-hal baik yang bisa membuat diri kita rileks, terhibur, bahkan termotivasi. Nah, khusus untuk hal yang memotivasi, aku akan tulis beberapa ucapan bijak (yang tentunya sedikit mengena dalam pelajaran hidup, meskipun tak semuanya akan relevan dengan kehidupan kita) dari komik yang pernah aku baca. Dari sekian komik yang aku baca, hanya One Piece dan Naruto yang pernah aku catat kata-kata bijaknya. Tapi aku cuma posting One Piece aja ya. Kenapa? Ya terserah aku lah.

Kawan, pernah dengar Samurai ? Pernah. Kalau Keris? Pernah. Bagus, itu berarti anda bukan anak kampungan #abaikan. Tapi pernahkah kawan mendengar kata Rencong? Belum. Ah, yang bener ?? Tapi tidak masalah. Saya akan kenalkan lebih lanjut apa itu Rencong. Yang jelas rencong bukanlah nama kue khas Aceh. Bukan pula nama situs sejarah di Aceh. Apalagi nama Gubernur Aceh. Bukan. Sama sekali bukan. Rencong adalah :

Rencong

Logo Kampanye "AntiCopas"
Kawan, pernah dengar tentang "AntiCopas" ? Teman-teman saya yang juga blogger sering mengkampanyekan itu. Copas mungkin terdengar asing di telinga kawan, tapi jika saya perpanjang dengan 'Copy-Paste", apa sudah tahu ? Copy-paste atau biasa disingkat dengan copas adalah kegiatan mengambil tulisan, postingan, atau apapun yang ditulis oleh orang lain untuk diletakkan diblognya, atau situsnya, dengan mengaku sebagai penulis tulisan itu. Jengkel ? BANGET !!

Untuk itu, akan saya jelaskan bagaimana menghindari kegiatan copas ini.

Banda Aceh adalah kota yang berada di paling ujung Pulau Sumatera. Apa yang ada dalam pikiran kawan-kawan ketika mendengar Banda Aceh? Tsunami? Syariat Islam? Atau Kopi? Ini lah sedikit tentang 10 hal yang harus dilakukan ketika berkunjung ke Banda Aceh, menurut versi buzzerbeezz, teman blogger saya. Kawan-kawan ada yang mau menambahkan?
Masjid Raya Baiturrahman usai maghrib

Maher Zain Saat Launching Album 'Forgive Me'


You know I love you, I love you.                                                                                        My little girl, my little girl.                                                                                                        I ask God to bless you, and protect you always.                                                                  My little girl, my little girl

Itu dia salah satu Reff dari salah satu lagu album Maher Zain yang berjudul 'My Little Girl'. Yop, album baru Maher Zain telah diluncurkan di Indonesia. Tahu judul album-nya kan? Namanya 'Forgive Me' dan Indonesia dipilih menjadi tempat  peluncuran album kedua-nya. Berarti Indonesia dah dapat tempat tersendiri di hati Maher ya..? Dan lebih menggembirakan karena ada lagu bahasa Indonesia-nya yang berjudul: Ku MilikMu, dan Tuntunku kepadaMu. #hAhAY..

Album Forgive Me rencananya akan di luncurkan pada konser Maher Zain di La Piazza Kelapa Gading hari Selasa tanggal 3 April 2012, tapi lagu-lagu-nya udah bocor duluan di youtube. Album produksi Awakening Records ini, bekerjasama dengan Sony Music Indonesia.


"Kali ini saya menyanyikannya sendiri. Tidak berduet.Just me and my heart," ujar Maher Zain dalam wawancara eksklusif dengan ROL di Grand Indonesia, Senin (2/4).


Hampir semua materi di album keduanya ini dilakukan oleh Maher Zain sendiri. "Saya menjadi penulis lagu, aransemen, produser, dan sebagainya," ujar dia. Dengan segala usahanya, ia dapat merampungkan album keduanya ini dalam enam bulan.


yang aku tahu
ada dua jenis manusia di bumi ini
hanya ada dua, sungguh, tak lebih

bukan pendosa dan orang suci, karena lazimnya
sulit mencari kebajikan murni, ataupun 
kejahatan yang sama sekali tak berbelas kasih

bukan yang kaya dan yang miskin, sebab
untuk membedakan keduanya kita harus tahu
kelimpahan nurani dan kesehatannya

bukan yang rendah hati dan si sombong diri
karena sepanjang kehidupan, siapapun yang sombong
takkan lagi dianggap manusia

bukan yang bahagia dan yang bersedih hati
karena tahun-tahun yang lewat, membawakan tawa
silih berganti dengan duka bagi tiap manusia

Iseng aja nge-search di Mbah Google, cara ambil gambar halaman. Ni contohnya. (kalau kurang jelas di-klik aja digambar)


Berhubung aku orang baek, jadi akan aku jelasin gimana caranya.

1. Tentukan page yang mau difoto.

2. Sambil tetap berada di page itu, perhatikan keyboard. Cari dan tekan tombol Print Screen SysRq, biasanya ada disamping tombol Scrool Lock atau F12.

3. Buka Microsoft Paint, setelah itu tekan Ctrl + V. 

4. Save atau Ctrl + S. Kalau mau lebih mudah: ganti formatnya menjadi .jpeg

Selesai. Alhamdu..lillah. cekidot hasilnya.

Selamat Mencoba. Jangan lupa di -comment. :)


Bulan itu bersembunyi di balik wujud awan,
Atau mungkin sebenarnya,
Awanlah yang menyembunyikan sosok bulan...

Satu hari (kembali) mereka lewati
Detak jam tersaruk-saruk menyambut tongkat estafet jarum menit dan detik-detik,
Sambung-menyambung,
Berkejar-kejaran,
Siang menyalip pagi
Senja merampas siang
Lalu malam datang menundukkan senja

Dan inilah malam,
Inilah waktunya

Maka bagi sebenar-benar hamba,
Seutuh-utuh makhluk
Mereka tegak berdiri di atas hamparan sajadah,
Khusyu’,
Maka mereka menghadap tunduk pada Tuhannya, Rabbnya
Menyusuri labirin-labirin kenikmatan ayat-ayat suci-Nya
Merasakan kesejukan malam yang diselimuti dengan kehangatan pelukan-Nya

Inilah saat yang diwanti-wanti Tuhan mereka,
Waminallaili Fatahajjaj bihi Naafilatallak…


Sepanjang lintasan hari itu
Aku melihat arakan kawanan awan, bermacam-macam
Putih kecemerlangan
Lembayung kemerahan
Abu-abu keredupan

Mereka menari, melangkahkan tubuh sehalus kapas milik mereka ke seluruh penjuru
Maka mereka berupa-rupa, berubah-ubah
Tapi,
Diakhir tarian-tarian dan langkah-langkah itu,
Mereka bergabung, bersatu
Membentuk awan lain yang nantinya akan menurunkan tetesan deras air-air kehidupan

Mereka bergandengan-tangan
Tak peduli warna-warna mereka
Merahkah, putihkah, keabuankah
Tak Peduli,
Tak peduli asal-asal mereka
Lautankah, sesungaiankah, atau mungkin…. Comberankah
Mereka sama sekali tidak peduli

Salim A. Fillah

Sekiranya ku menjadi Muhammad
Takkan sudi ku beranjak ke bumi
Setelah sampai di dekat ’Arsyi
-’Abdul Quddus, Sufi Ganggoh-

Buraq namanya. Maka ia serupa barq, kilat yang melesat dengan kecepatan cahaya. Malam itu diiring Jibril, dibawanya seorang Rasul mulia ke Masjidil Aqsha. Khadijah, isteri setia, lambang cinta penuh pengorbanan itu telah tiada. Demikian juga Abu Thalib, sang pelindung yang penuh kasih meski tetap enggan beriman. Ia sudah meninggal. Rasul itu berduka. Ia merasa sebatang kara. Ia merasa sendiri menghadapi gelombang pendustaan, penyiksaan, dan penentangan terhadap seruan sucinya yang kian meningkat seiring bergantinya hari. Ia merasa sepi. Maka Allah hendak menguatkannya. Allah memperlihatkan kepadanya sebagian dari tanda kuasaNya.


Buraq namanya. Ia diikat di pintu Masjid Al Aqsha ketika seluruh Nabi dan Rasul berhimpun di sana. Mereka shalat. Dan penumpangnya itu kini mengimami mereka semua. Tetapi dari sini Sang Nabi berangkat untuk perjalanan yang menyejarah. Disertai Jibril ia naik ke langit, memasuki lapis demi lapis. Bertemu Adam, Yahya serta ’Isa, Yusuf, Idris, Harun, Musa, dan Ibrahim. Lalu terus ke Sidratul Muntaha, Baitul Ma’mur, dan naik lagi menghadap Allah hingga jaraknya kurang dari dua ujung busur. Allah membuka tabirNya..

Ilustrasi Buraq. Wallahu A'lam
Allah.. Allah.. Jika melihat Yusuf yang tampan sudah membuat jari para wanita teriris mati rasa, apa gerangan rasa melihat Sang Pencipta yang Maha Indah? Atau katakan padaku shahabat, apa yang kau rasakan saat melihat Ka’bah yang mulia untuk pertama kalinya? Ya, sebuah ekstase. Kita haru. Kita syahdu. Air mata menitik. Raga terasa ringan. Jiwa kita penuh. Mulut kita ternganga. Maka apa kira-kira yang dirasakan Muhammad, Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam ketika ia mi’raj bertemu Rabbnya? Kesyahduan. Keterpesonaan. Kesejukan. Kenikmatan ruhani. Kelegaan jiwa. Tiada tara. Tiada tara. Tiada tara.

Demi Allah, alangkah indahnya, betapa nikmatnya..

Maka ada benarnya Sufi Ganggoh itu. Di saat mengalami puncak kenikmatan ruhani itu, tentu ada goda untuk bertahan lama-lama di sana. Kalau bisa, kita ingin menikmatinya selamanya. Atau setidaknya mengulanginya. Lagi dan lagi. Kesyahduan yang tak terlukiskan, ruhani yang terasa penuh, berkecipak, mengalun. Jiwa yang terpana bagaikan titik air menyatu dengan samudera, kedirian kita hilang lenyap ditelan kemuliaan dan keagungan Ilahi. Kita ingin mereguknya, menyesapnya, lalu rebah, dipeluk, direngkuh, dan menyandarkan hati di situ saja. Selama-lamanya.

Good Bye 2011 !
Marhaban 2012 !
Zzzzz.....
Oke, pertama: Selamat tahun baru 2011 2012,
Woi Mir !!, Ini kan tahun baru orang kafir, ngapain ucapin selamat ?
Ayo, gimana ?

Well, terlepas dari semua kontroversi itu, aku cuma mau ngomong tentang segala sesuatu yang biasanya berhubungan dengan hal yang baru-baru. Tahun baru, baju baru, rumah baru, motor baru, pulau baru, negara baru, presiden baru, planet baru, galaksi baru  (-___-). Pokonya yang baru-baru lah.  

Semua orang bilang kalau tahun baru itu kudu intropeksi diri, itu bener. Tapi, aku mau bicarain tahun baru dari perspektif yang berbeda.

Apa itu ?

Pandangan ke depan.
Maksudnya bukan mendangin ke depan tiap hari, tapi punya arah dan rencana untuk berbuat sesuatu di tahun 2012 ini. Sesuatu yang hebat. Sesuatu yang dahsyat, tapi bukan sesuatu yang 'inbox'Sesuatu itu gak usah muluk-muluk, but pasti !! Gak usah rencanain, gue mau bangun sebuah negara yang mengalahkan Amerika tahun ni. Rencanain buat ngumpulin uang untuk kuliah di luar negeri aja udah luar biasa. Atau, buat kamu para entrepreuneur (entah betol tulisannya macam thu -__-) tahun ni kamu nge-plan usaha kamu minimal udah dikategorikan 'The Best of Last Ten Years'.

Tapi, ada rencana yang lebih penting di tahun 2012 ni. Rencana apa itu ?. Rencana itu bernama Taqarrub Ilallah. Sumpah, semua rencana-rencana kamu itu gak akan berhasil -bener-bener gak akan berhasil- tanpa bantuan Allah Subhanahu Wata'aala. Siapa yang menggerakkan hati kamu untuk menyusun rencana-rencana itu ?. Ayo, siapa ? Aku yakin kamu tahu siapa Dia, gak usah dijawab. Aku cuma ingetin ada Allah bersama kita. Jangan lupakan Allah di setiap rencana, pikiran dan pekerjaan kita.

So, Marhaban Ya New Year !

Tentang Laskar Banda Raya

Kamu sedang mengunjungi blog resmi komunitas Laskar Banda Raya. Dibentuk pada tanggal 1 Februari 2013, komunitas Laskar Banda Raya bertujuan untuk mengikat dan mempererat ukuwah islamiah di antara santri Dayah Modern Darul Ulum yang berdomilisi di seputaran Banda Aceh dan Aceh Besar. Blog ini diciptakan sebagai tempat bertemu rakan dari Banda Aceh dan Aceh Besar di dunia maya. Namun, blog ini hanya sarana untuk 'merancang di dunia maya, berbakti di dunia nyata'

Follower

Popular Posts

Total Pageviews